POTENSI DESA



2. Potensi dan Masalah
Potensi didapatkan dari pengolahan hasil musrenbangdes, wawancara, dan observasi per-dusun. Berbagai data yang masuk kemudian direkap dan dipilah untuk ditarik sebagai potensi pembangunan Desa Karangrejo. Dari sini tergambar dan dapat teridentifikasi bahwa Desa Karangrejo memiliki potensi yang sangat besar, baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam. Sampai saat ini, potensi sumber daya yang ada belum benar-benar optimal diberdayakan. Hal ini terjadi dikarenakan belum teratasinya berbagai hambatan dan tantangan yang ada. Potensi yang dapat digali melalui proses partisipatif dapat digambarkan sebagai berikut :
a.    Sumber Daya Alam
1.      Lahan pertanian (sawah) yang masih dapat ditingkatkan produktifitasnya karena saat ini belum dikerjakan secara optimal
2.                  Lahan pekarangan yang subur, belum dikelola secara maksimal
3.      Wilayah Desa Karangrejo sangat baik untuk mengembangkan peternakan seperti sapi, kambing, Itik, bebek, dan ternak lain, mengingat banyaknya pakan untuk jenis ternak tersebut, sedangkan bidang usaha ini baru menjadi usaha sampingan.
4.      Banyaknya sisa kotoran ternak sapi dan kambing, memungkinkan untuk dikembangkan usaha pembuatan pupuk organik
5.                  Adanya usaha meubeler dan perbengkelan
b.   Sumber Daya Manusia
1.      Silkus dan ritme kehidupan warga masyarakat yang dari masa ke masa relatif teratur dan terjaga adatnya.
2.      Hubungan yang baik dan kondusif antara Kepala Desa, Perangkat Desa, dan Masyarakat merupakan kondisi yang idial untuk terjadinya Pembangunan Desa.
3.      Besarnya Penduduk usia produktif disertai etos kerja masyarakat yang tinggi.
4.      Cukup tingginya partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan Desa.                                                                                                                                                                                      
5.      Masih hidupnya tradisi gotong royong dan kerja bakti masyarakat. Inilah salah satu bentuk partisipasi warga.
6.      Besarnya sumber daya perempuan usia produktif sebagai tenaga produktif yang dapat mendorong potensi industri rumah tangga.
7.      Masih adanya swadaya masyarakat (urunan untuk pembangunan).
8.      Kemampuan bertani yang diwariskan secara turun-temurun.
9.      Adanya kader kesehatan yang cukup, dari dokter sampai para kader di posyandu yang ada di setiap dusun                                                                                                                                                                                      
10.  Adanya penduduk yang mampu membuat kerajinan.
11.  Adanya kelembagaan, organisasi, dan kelompok-kelompok, pertanian, usaha dan keagamaan Desa, memudahkan dalam berkoordinasi setiap kegiatan pembangunan.
Daftar peta permasalahan ini didapat dari hasil musrenbangdes penyusunan RPJM Desa Karangrejo yang menghadirkan masing-masing perwakilan Dusun yang berkompeten dan mewakili unsur-unsur yang ada di dalamnya. Sebagai data tambahan, upaya observasi dan wawancara dengan para pihak terkait juga dilakukan, sehingga dimungkinkan tidak ada masalah, potensi dan usulan erencanaan Pembangunan Desa yang tercecer.
Semua pandangan yang muncul diinventarisir, dicoding, dan diskoring, untuk kemudian diurutkan berdasarkan nilai permasalahan yang mendapat skoring terbanyak di masing-masing bidang. Karena begitu banyaknya masalah yang masuk maka diupayakan reduksi data, sehingga masalah di sini benar-benar masalah pokok dan penting.
Di bawah ini adalah daftar masalah yang secara kualitatif dirasakan oleh masyarakat di masing-masing Dusun.
1. Hasil Musrenbangdes untuk identifikasi masalah Dusun Karanganyar :
No
BIDANG
MASALAH
1
Pendidikan

Pada musim hujan halaman MTs Darul ulum becek
2
Kesehatan

Kurangnya sarana MCK

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar yang baik - baik aja